STORI HITS – Dalam langkah inspiratif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Yayasan Save the Children Indonesia pada Sabtu, 7 Desember 2024, meresmikan pembangunan jaringan air bersih di Desa Kabarara, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat.
Inisiatif ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini harus berjuang keras untuk mendapatkan akses air bersih.
Melalui program pipanisasi yang dirancang secara khusus, kini air bersih dapat mengalir langsung ke berbagai titik di desa, memberikan kemudahan akses yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak, petani, dan seluruh masyarakat setempat.
Manager Program Sponsorship Save the Children Indonesia, Yasintha Bere, menegaskan bahwa tujuan utama program ini adalah meningkatkan kualitas hidup anak-anak melalui penyediaan air bersih.
“Kami ingin memastikan anak-anak di Desa Kabarara bisa belajar dan tumbuh sehat tanpa dibebani tugas mencari air,” jelasnya.
Selain itu, air bersih ini juga diharapkan dapat membantu petani lokal meningkatkan hasil pertanian mereka, sehingga memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.
Acara peresmian ini dihadiri oleh Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, perwakilan dinas teknis terkait, tiga camat, tokoh masyarakat, hingga anggota TNI-Polri.
Kehadiran mereka menunjukkan sinergi yang kuat antara organisasi kemanusiaan, pemerintah, dan masyarakat.
Kerja sama ini menjadi kunci sukses dari pembangunan jaringan air bersih.
Untuk menjaga keberlanjutan program, Save the Children membentuk komite air bersih yang melibatkan pemerintah desa dan masyarakat.
Komite ini bertanggung jawab atas operasional, perawatan, hingga perbaikan infrastruktur.
Bagi anak-anak Desa Kabarara, fasilitas ini menjadi game changer. Mereka kini bisa fokus pada pendidikan tanpa harus menghabiskan waktu mencari air bersih.
Petani lokal pun mendapat manfaat besar melalui peningkatan produktivitas pertanian, yang pada gilirannya memperbaiki ekonomi keluarga mereka.
Dengan hadirnya jaringan air bersih ini, masyarakat Desa Kabarara tidak hanya mendapat manfaat kesehatan tetapi juga peluang ekonomi yang lebih luas.